web hosting murah

Tentang Puasa Ramadhan

Puasa Ramadhan akan menemui kita pada pertengahan bulan juli tahun 2012 atau 1443 Hijriah ini. Dan apakah ada yang tahu pengertian dan "tentang Puasa  Ramadhan" atau puasa? Menurut bahasa puasa adalah menahan. Menurut syariat islam puasa adalah suatu bentuk aktifitas ibadah kepada Allah SWT dengan cara menahan diri dari makan, minum, hawa nafsu, dan hal-hal lain yang dapat membatalkan puasa sejak terbit matahari / fajar / subuh hingga matahari terbenam / maghrib dengan berniat terlebih dahulu sebelumnya.
Seperti yang dilakukan Maryam bunda Nabi dan Rasul Isa alaihissalam ketika menahan diri dari berbicara.
فَكُلِي وَاشْرَبِي وَقَرِّي عَيْنًا فَإِمَّا تَرَيِنَّ مِنَ الْبَشَرِ أَحَدًا فَقُولِي إِنِّي نَذَرْتُ لِلرَّحْمَنِ صَوْمًا فَلَنْ أُكَلِّمَ الْيَوْمَ إِنْسِيًّا [مريم/26]
Maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu. Jika kamu melihat seorang manusia, maka katakanlah: "Sesungguhnya aku telah bernazar berpuasa untuk Tuhan Yang Maha Pemurah, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusiapun pada hari ini."
Maryam berpuasa berarti menahan diri untuk tidak berbicara

Secara Istilah/Syar’i
Puasa adalah menahan diri dari segala perbuatan yang membatalkan puasa (misalnya makan, minum, mutah dengan sengaja, hubungan suami istri, onani dll) sejak fajar terbit hingga matahariterbenam.


Tentang Puasa Ramadhan merupakan salah satu rukun islam yang wajib ditegakkan oleh kaum muslim yang telah baligh. Sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam,

(( اَلإِسْلاَمُ أَنْ تَشْهَدَ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ وَتُقِيْمَ الصَّلاَةَ وَتُؤْتِيَ الزَّكاَةَ وَتَصُوْمَ رَمَضَانَ وَتَحُجَّ الْبَيْتَ إِنِ اسْتَطَعْتَ إِلَيْهِ سَبِيْلاً ))
“Islam adalah engkau bersaksi bahwa tiada ilah (Tuhan) yang berhak diibadahi selain Allah dan Muhammad adalah rosul-Nya, mendirikan sholat, menunaikan zakat, shaum di bulan Ramadhan dan pergi haji jika engkau mampu (mela-kukan perjalanan).” (HR. Muslim No. 8, Abu Dawud No. 4695, Tirmidzi No. 2610, Ibnu Majah No. 63 dan Nasa’i No. 5005)

Hukum Puasa Ramadhan
Berdasarkan Surah al-Baqarah (2) ayat 183-185, juga hadist di atas semua umat Islam sepakat bahwa puasa ramadhan adalah salah satu rukun Islam. Barangsiapa yang menginkarinya, ia kafir. Barangsiapa mempercayainya tetapi tidak mengerjakan bukan karena alasan syar’i ia berdosa besar.

Yang Wajib Mengerjakan Puasa Ramadhan
Berdasarkan Surah al-Baqarah (2) ayat 183-185, yang wajib berpuasa adalah orang Islam yang sudah baligh, yang berakal (sehat akalnya, tidak sedang hilang akal/lupa), sehat badannya, tdak sedang bersafar (bepergian jauh)

Yang Diperbolekan Tidak Puasa

Orang sakit yang sudah tidak dapat diharapkan kesembuhannya, atau orang sakit yang bila puasa semakin menambah parah sakitnya. Orang yang tua/lemah (termasuk wanita hamil dan sedang menyusuhi). Akan tetapi wajib baginya membayar fidyah (yaitu bahan makanan yang mengenyangkan seseorang dalam sehari, seperti ketika ia sendiri sedang makan) sebanyak hari puasa yang ditinggalkannya. Juga orang yang sakit tetapi bisa diharapkan kesembuhannya, orang yang sedang bepergian jauh. Bagi mereka wajib mengganti puasa sebanyak puasa yang ia tingalkan.
فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَهُ وَأَنْ تَصُومُوا خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ [البقرة/184]
Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui

Yang Dilarang Berpuasa Ramadhan
Yang dilarang adalah disamping orang kafir (termasuk ahli kitab), orang yang hilang akal, termasuk wanita-wanita yang sedang haid dan nifas.
صحيح البخاري - (ج 2 / ص 3) ....أَلَيْسَ إِذَا حَاضَتْ لَمْ تُصَلِّ وَلَمْ تَصُمْ قُلْنَ بَلَى قَالَ ...
(Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bertanya) ... bukankan bila sedang haidl kalian tidak shalat dan tidak puasa?. Kami (para shahabat putri) menjawab: Benar
Bagi mereka diwajibkan untuk mengganti puasa.

Keutamaan dan Hikmah Puasa di bulan suci Ramadhan adalah :

1. Puasa Adalah Perisai [Pelindung]
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda (yang artinya) : “Puasa adalah perisai, seorang hamba berperisai dengannya dari api neraka” [Hadits Riwayat Ahmad 3/241, 3/296 dari Jabir, Ahmad 4/22 dan Utsman bin Abil 'Ash. Ini adalah hadits yang shahih].


2. Puasa Bisa Memasukkan Hamba ke Surga
Dari Abu Umamah Radhiyallahu ‘anhu katanya, “Aku berkata (kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam) : “Wahai Rasulullah, tunjukkan padaku suatu amalan yang bisa memasukkanku ke surga.? Beliau menjawab : “Atasmu puasa, tidak ada (amalan) yang semisal dengan itu” [Hadits Riwayat Nasa'i 4/165, Ibnu Hibban hal. 232 Mawarid, Al-Hakim 1/421, sanadnya Shahih]

3. Pahala Orang Puasa Tidak Terbatas

4. Orang Puasa Punya Dua Kegembiraan


5. Bau Mulut Orang Yang Puasa Lebih Wangi dari Baunya Misk

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, (bahwasanya) Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda (yang artinya) : “Semua amalan bani Adam untuknya kecuali puasa [Baginya pahala yang terbatas, kecuali puasa karena pahalanya tidak terbatas] , karena puasa itu untuk-Ku dan Aku akan membalasnya, puasa adalah perisai, jika salah seorang dari kalian sedang berpuasa janganlah berkata keji dan berteriak-teriak, jika ada orang yang mencercanya atau memeranginya, maka ucapkanlah : ‘Aku sedang berpuasa’ [1]. Demi dzat yang jiwa Muhammad di tangan-Nya, sesunguhnya bau mulut orang yang berpuasa lebih wangi di sisi Allah daripada bau misk[2] orang yang puasa mempunyai dua kegembiraan, jika berbuka mereka gembira, jika bertemu Rabbnya mereka gembira karena puasa yang dilakukannya” [Bukhari 4/88, Muslim no. 1151, Lafadz ini bagi Bukhari].

6. Puasa dan Al-Qur’an Akan Memberi Syafa’at Kepada Ahlinya di hari Kiamat
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda (yang artinya) : “Puasa dan Al-Qur’an akan memberikan syafaat kepada hamba di hari Kiamat, puasa akan berkata : “Wahai Rabbku, aku akan menghalanginya dari makan dan syahwat, maka berilah dia syafa’at karenaku”. Al-Qur’an pun berkata : “Aku telah menghalanginya dari tidur di malam hari, maka berilah dia syafa’at karenaku” Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : Maka keduanya akan memberi syafa’at” [3]

7. Puasa Sebagai Kafarat
Puasa dan shadaqah bisa menghapuskan fitnah seorang pria dari harta, keluarga dan anaknya. Dari Hudzaifah Ibnul Yaman Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda (yang artinya) : “Fitnah pria dalam keluarga (isteri), harta dan tetangganya, bisa dihapuskan oleh shalat, puasa dan shadaqah” [Hadits Riwayat Bukhari 2/7, Muslim 144]


8. Ar Rayyan Bagi Orang yang Puasa
Dari Sahl bin Sa’ad Radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam (bahwa beliau) bersabda (yang artinya) : “Sesungguhnya dalam surga ada satu pintu yang disebut dengan Rayyan, orang-orang yang puasa akan masuk di hari kiamat nanti dari pintu tersebut, tidak ada orang selain mereka yang memasukinya. Jika telah masuk orang terakhir yang puasa ditutuplah pintu tersebut. Barangsiapa yang masuk akan minum, dan barangsiapa yang minum tidak akan merasa haus untuk selamanya” [Hadits Riwayat Bukhari 4/95, Muslim 1152, dan tambahan lafadz yang akhir ada pada riwayat Ibnu Khuzaimah dalam shahihnya 1903]
Alhamdulillah, semoga coretan dunia maya Yoga ini bisa berguna dan bermanfaat baik diri sendiri maupun untuk orang lain. Posting yang berjudul Pengertian, Definisi dan Hikmah Puasa Ramadhan ini tak lain dengan tujuan untuk bisa saling berbagi dan dapat memberikan motivasi maupun untuk lebih memaksimalkan segala sesuatu baik yang di niatkan maupun yang di lakukan di bulan suci ramadhan ini dengan segala kebaikannya. Amin.


Insya Allah artikel Tentang Puasa Ramadhan ini bisa menambahkan ilmu di diri kita masing - masing. Dan semoga di bulan Ramadhan semua amal kita diterima oleh Allah SWT. Amin

sumber : edo-rezpector78.blogspot.com
pcmdekso.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar